Sabtu, 08 Juni 2013

Pelajaran bagi perampok APBD dan APBN yang tak tahu malu

Karena Menyesal Mencuri, Pemuda Mesir Ini Memotong Tangannya Sendiri !!!

Mencuri adalah perbuatan tercela. Dalam Hukum Islam, seseorang yang mencuri sesuatu dengan kadar tertentu dapat dijatuhi hukuman potong tangan. Tapi hal itu tentu saja setelah melalui proses persidangan dengan memperhatikan syarat-syarat, kondisi, nishab serta ketentuan lainnya. Dan hanya negaralah yang berhak melaksanakan hukuman tersebut.

Tapi apa yang dilakukan oleh seorang pemuda dari Mesir ini sungguh di luar dugaan. Karena menyesali perbuatannya, pemuda ini nekat memotong tangannya sendiri.

Ali Afifi, nama pemuda tersebut, awalnya memotong tangan kirinya beberapa tahun lalu dengan cara meletakkan tangannya tersebut di rel kereta api! Perbuatan itu ia lakukan karena menyesali aksi pencurian yang telah ia lakukan.

Tapi rupanya hal tersebut tidak membuat dirinya jera. Ia pun masih tetap mencuri. Akhirnya ia pun memotong tangan kanannya dengan cara yang sama, dengan tujuan agar ia tidak bisa lagi melakukan pencurian.


Ali Afifi setelah memotong kedua tangannya di rel kereta api

Dalam sebuah wawancara televisi di acara ‘Mishr al-Jadidah” bersama host Mu’taz al-Damardash, Ali mengatakan bahwa dirinya sangat menyesali segala aksi pencurian yang dilakukannya selama ini, tapi dirinya sama sekali tidak menyesal telah memotong tangannya!!!

http://a7lasouq.com/post/mm-3770.aspx









Gak cukup satu tangan, dia perlu motong kedua tangannya biar dia berenti mencuri.
Ali Afifi... Semoga Allah mengampuni dosa dan memberikan kebahagiaan bagimu di dunia dan akhirat.
 
Sumber :
http://archive.kaskus.co.id/thread/16196855/

Sabtu, 17 Desember 2011

KEKUATAN MOTIVASI

motivation getmotivated 300x225 KEKUATAN MOTIVASI
Zig Ziglar seorang motivational speaker yang ternama, suatu waktu pernah dihampiri seorang pria dan dikritik. Pria itu berkata, “Kalian para pembicara motivasi hanya bisa datang memompa semangat dan memotivasi orang dan kemudian kalian tinggalkan dan tidak lama motivasi itu juga hilang dengan sendrinya” Namun Zig Ziglar menjawab dengan luar biasa, “Bukankah itu juga terjadi setelah kita mandi biasanya tidak lama kemudian kita menjadi kotor lagi, dan kita berpikir merupakan hal yang baik untuk tetap mandi setiap hari.” Saya sangat setuju akan hal ini bahwa motivasi tidaklah selalu bertahan selamanya. Bagaimanapun juga kita harus memperbaharuinya setiap hari. Mengikuti seminar motivasi bukanlah hal yang buruk, namun kita harus menyadari bahwa pembicara motivasi tidaklah selalu mendampingi dan menyemangati Anda. Jika Anda ingin tetap termotivasi setiap saat maka kita yang bertanggung jawab untuk menciptakan motivasi itu. Filsuf Yunani, Socrates berkata, “Untuk menggerakan dunia kita harus lebih dahulu menggerakan diri kita sendiri.”
Marilah kita melihat apa yang bisa dilakukan suatu kekuatan motivasi:
1. Motivasi adalah langkah pertama ke arah pencapaian
Motivasi adalah kunci yang membuka pintu untuk menuju pencapaian Anda. Motivasi adalah apa yang membuat Anda mulai melangkah, sedangkan komitmen adalah apa yang membuat Anda terus melangkah. Sekelompok team sales yang dimotivasi biasanya pencapaiannya lebih tinggi dibanding para sales yang hanya dibiarkan jalan sendiri. Seorang pelajar yang memiliki motivasi belajar tentu lebih baik dibanding tidak memiliki motivasi.
2. Motivasi meningkatkan kemauan
Orang biasanya gagal bukan karena kurang kemampuan atau kurang pengetahuan, melainkan biasanya karena kurang kemauan. Dengan adanya motivasi dalam diri seseorang maka kemauan seseorang dapat ditingkatkan. Orang-orang yang cukup termotivasi biasanya akan menemukan kekuatan kemauan muncul dalam diri mereka.
3. Motivasi memberikan tenaga ekstra
Kita sering menyebut orang lain bertenaga tinggi atau bertenaga rendah berdasarkan seberapa banyaknya hal yang mereka lakukan. Menurut saya mungkin lebih tepat jika kita menyebutkan mereka mempunyai motivasi tinggi atau motivasi rendah. Jika Anda mempunyai motivasi, Anda pasti mempunyai tenaga ekstra. Motivasi memberi Anda kekuatan untuk melakukan banyak hal. Motivasi adalah alasan mengapa selalu ada hal-hal yang saya ingin kerjakan, orang-orang yang saya ingin temui, dan sasaran-sasaran yang ingin saya capai.
4. Motivasi adalah dasar untuk keunggulan
Motivasi bisa mengubahkan seseorang dari keadaan biasa-biasa menjadi unggul. Pemimpin hak asasi manusia, Marthin Luther King Jr. menegaskan, “Jika seseorang belum menemukan sesuatu yang untuknya ia mau mati, ia tidak layak untuk hidup.” Saat anda menemukan tujuan hidup Anda, Anda menemukan motivasi. Dan saat Anda menemukan motivasi, Anda bisa mencapai keunggulan.
5. Motivasi adalah kunci menuju keberhasilan
Saya membaca tentang dua ratus eksekutif yang ditanya tentang apa yang menjadikan orang berhasil. Kualitas nomor satu yang mereka sebutkan bukanlah skill melainkan antusiasme, dan sebagian besar dari mereka mengakui bahwa perlu ada suatu api motivasi dalam diri manusia untuk mencapai keberhasilan.

Dikutip dari : http://ginigitu.com/motivasi/kekuatan-motivasi.htm

Minggu, 18 September 2011

Hari Baik-Buruk Menurut Kalender Hijriyah

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, dan juga untuk memperoleh
kebaikan dan keberkahan, maka sebaiknya kita memilih hari yang baik dan
tepat untuk melakukan aktivitas. Misalnya akad pernikahan, memulai usaha,
memulai membangun rumah, melakukan kontrak kerja, pindah rumah, bepergian dan lainnya. Karena hari-hari itu tidak sama nilainya, ada yang baik untuk aktivitas tertentu dan tidak baik untuk aktivitas yang lain, dan ada juga
hari yang nahas (sial) sepanjang hari.

Allah swt berfirman: "Kami menghembuskan badai dalam beberapa hari yang
nahas, karena Kami hendak merasakan kepada mereka itu siksaan yang
menghinakan dalam kehidupan dunia. Dan sesungguhnya siksaan di akhirat lebih menghinakan sedangkan mereka tidak diberi pertolongan." (Fushshilat/41: 16)

"Sesungguhnya Kami menghembuskan kepada mereka angin yang sangat kencang pada hari nahas yang terus menerus." (Al-Qamar/54: 19).

Tentang hari-hari pilihan, Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: "Hindarilah
melakukan safar (bepergian) pada hari ketiga, keempat, ke 21 dan ke 25
setiap bulan, karena hari-hari itu adalah hari nahas." (Makarimul Akhlaq: 424)

Beliau juga mengatakan:

Tanggal 1 : Baik untuk menjumpai penguasa, mencapai hajat, jual-beli, bercocok tanam, dan bepergian.

Tanggal 2 : Baik untuk bepergian, dan mencapai hajat.

Tanggal 3 : Buruk dan tidak baik untuk seluruh kegiatan

Tanggal 4 : Baik untuk perkawinan, dan tidak disukai untuk bepergian.

Tanggal 5 : Buruk dan na’as.

Tanggal 6 : Diberkati, baik untuk perkawinan, dan mencapai hajat.

Tanggal 7 : Diberkahi, terpilih dan baik untuk segala yang diinginkan dan

rencana usaha.

Tanggal 8 : Baik untuk semua hajat kecuali bepergian.

Tanggal 9 : Diberkahi, baik untuk semua yang diinginkan manusia, dan siapa yang bepergian pada hari ini ia akan dianugerahi harta dan akan melihat setiap kebaikan dalam bepergiannya.

Tanggal 10 : Baik untuk semua hajat kecuali mendatangi penguasa; orang yang lari dari penguasa pada hari ini ia akan tertangkap; orang yang kehilangan sesuatu akan didapatkan; hari ini sangat baik untuk jual-beli.

Tanggal 11 : Baik untuk jual-beli, dan mencapai semua hajat kecuali mendatangi penguasa; dan baik untuk melakukan persembunyian.

Tanggal 12 : Hari ini baik dan penuh berkah; capailah hajat anda dan berusahalah insya Allah tercapai.

Tanggal 13 : Sepanjang hari ini na’as, maka waspadalah dalam seluruh urusan.

Tanggal 14 : Sangat baik untuk mencapai seluruh hajat dan usaha.

Tanggal 15 : Baik untuk semua hajat yang diinginkan, maka capailah hajat Anda, insya Allah tercapai.

Tanggal 16 : Buruk dan tercela untuk segala sesuatu.

Tanggal 17 : Baik dan terpilih untuk mencapai keinginan, perkawinan, jual-beli, bercocok tanam, mendirikan bangunan, mendatangi penguasa untuk suatu hajat, insya Allah tercapai.

Tanggal 18 : Terpilih dan baik untuk bepergian, dan mencapai hajat; orang yang melakukan perlawanan terhadap musuhnya ia akan memperoleh kemenangan dengan kekuasaan Allah swt.

Tanggal 19 : Terpilih dan baik untuk seluruh amal perbuatan; anak yang dilahirkan pada hari ini ia akan diberkahi.

Tanggal 20 : Sangat baik dan terpilih untuk mencapai hajat, bepergian, mendirikan bangunan, bercocok tanam, melangsungkan resepsi perkawinan, dan mendatangi penguasa; hari ini penuh berkah dengan kehendak Allah swt.

Tanggal 21 : Hari na’as sepanjang hari.

Tanggal 22 :Terpilih dan baik untuk jual-beli, mendatangi penguasa, bepergian, dan bersedekah.

Tanggal 23 :Terpilih dan sangat baik khusus untuk perkawinan, perdagangan, dan mendatangi penguasa.

Tanggal 24 : Hari na’as dan tercela.

Tanggal 25 : Buruk dan tercela, waspadalah melakukan sesuatu.

Tanggal 26 : Baik untuk mencapai seluruh hajat kecuali perkawinan dan bepergian; hendaknya bersedekah Anda akan merasakan manfaatnya.

Tanggal 27 : Sangat baik dan terpilih untuk mencapai semua hajat dan apa yang diinginkan, dan mendatangi penguasa.

Tanggal 28 : Berimbang antara baik dan buruk.

Tanggal 29 : Terpilih dan sangat baik untuk semua hajat orang yang sakit pada hari ini akan cepat sembuh; orang yang bepergian pada hari ini hartanya akan terkena musibah,dan orang yang lari akan kembali.

Tanggal 30 : Terpilih dan sangat baik untuk semua hajat, jual-beli, perkawinan, dan bercocok tanam; orang yang sakit pada hari akan cepat sembuh; anak yang lahir pada hari ini ia memiliki sifat tabah dan diberkahi, dimuliakan urusannya, jujur lisannya, dan setia terhadap janji.

Dalam suatu riwayat disebutkan bahwa Jika terpaksa melakukan aktivitas pada hari nahas atau hari yang tidak baik, maka hendaknya bersedekah sebelum melakukan aktivitas dan membaca doa penolak bala.

Sumber : milis yahoogroups
http://www.indospiritual.com/artikel_hari-baik-buruk-menurut-kalender-hijriyah.html

MEMBUKA USAHA

Dikutip dari Majalah Ummi, April 2008
Pak Gozali,
Saya karyawati berusia 35 tahun, sudah menikah dengan dua anak. Saya ingin membuka kios penjualan produk-produk islami, dari buku, vcd, jilbab, hingga souvenir. Namun, karena keterbatasan dana, agaknya saya hanya bisa memulai langkah dengan membuka etalase di halaman rumah.

Saya tinggal di lingkungan ekonomi menengah ke bawah. Rumah saya tidak di tepi jalan raya, tapi gang rumah saya cukup besar sehingga lalu-lalang kendaraan cukup banyak. Di sekitar rumah saya juga banyak terdapat Taman Kanak-Kanak Islam. Di rumah, saya telah membuka usaha isi ulang air minum yang dikelola suami.
Apa saja yang harus saya perhatikan supaya usaha saya ini berkembang? Bagaimana penataan tempat yang baik supaya dengan dana yang terbatas, orang tetap berminat berkunjung?
Terima kasih.
Nyonya Y.

Jawaban:
Sebelumnya saya ucapkan salut atas niat Anda untuk membantu keuangan keluarga dengan ikut membuka usaha. Walau dengan keterbatasan tempat dan modal, tentunya bukan halangan untuk membuka usaha sendiri.
Tempat yang ramai atau di pinggir jalan bukan jaminan usaha akan ikut ramai. Kita harus mempertimbangkan kecocokan antara barang yang kita jual dengan kebutuhan dan selera orang-orang yang lalu lalang di depan rumah. Kalau menurut Anda mereka adalah kalangan ekonomi menengah kebawah, maka tentu harga-harga barang yang dijual pun harus disesuaikan dengan isi kantong mereka.
Dan karena barang yang ingin Anda jual terbatas untuk kalangan tertentu saja, maka pastikan cukup banyak kalangan tersebut di sekitar rumah. Banyaknya TK Islam memang bisa menjadi salah satu cirinya. Namun Anda bisa lebih memastikan lagi dengan melakukan survey kecil-kecilan. Mudah saja, coba tanya konsumen usaha air isi ulang suami Anda, seberapa besar kebutuhan mereka terhadap barang-barang yang ingin Anda jual. Sehingga Anda bisa lebih fokus hanya menjual barang yang permintaannya cukup tinggi saja. Misalnya fokus di buku dan VCD, atau fokus di jilbab dan aksesories.
Mengenai penataan tempatnya tentu saja Anda yang lebih tahu persis bagaimana kondisi rumah Anda, letak dan posisi etalase dan sebagainya. Namun secara umum dapat saya sarankan agar Anda menempatkan barang-barang yang perputaran tinggi dan punya masa kadaluarsa lebih cepat seperti majalah dan kaset di depan, dan barang yang lebih 'awet' seperti buku di belakang. Karena majalah dan kaset sering berganti-ganti dan berwarna-warni maka penempatan di depan akan memberikan kesan barang-barang di toko Anda selalu up to date.
Ada beberapa barang yang seringkali dibeli secara impulsif, yaitu dibeli tanpa rencana tapi karena menarik warna atau bentuknya. Misalnya saja aksesories dan pernak-pernik yang tidak terlalu mahal, atau buku saku yang praktis. Tempatkan benda-benda seperti ini di dekat kasir atau di jalur masuk/keluar agar konsumen 'tergoda' untuk membelinya. Sedangkan yang tidak masuk kategori impulsif dimana pembeliannya lebih terencana, serius atau harganya agak mahal, misalnya saja buku-buku referensi atau kamus bisa ditempatkan lebih di belakang. Karena pembeliannya lebih karena faktor 'niat' maka letaknya kurang strategis pun pasti dicari, atau ditanyakan pada penjaga toko.
Oh ya, bicara mengenai penjaga toko, tentunya ini faktor yang cukup penting untuk diperhatikan. Karena Anda bekerja di luar rumah, maka memutuskan siapa yang akan mengelola toko menjadi hal yang sangat penting diputuskan sebelum memulai. Apakah suami Anda bisa mengelola dua usaha sekaligus? Atau Anda bisa mengendalikan toko dari jakak jauh? Bukan hanya mengenai penjaga tokonya lho, tapi juga siapa yang akan belanja, termasuk memutuskan barang apa saja yang perlu dibeli dan sebagainya. Jangan sampai Anda serahkan sepenuhnya pada karyawan, tapi ia sendiri tidak cukup berani atau tidak cukup jeli dalam melihat kebutuhan pasar.
Kalau suami yang nantinya akan mengelola tokonya, maka pastikan keuangan usaha ini tidak dicampur dengan usaha air minumnya. Uangnya sih boleh saja bercampur, tapi pencatatannya tetap harus dipisah. Karena kita perlu tahu bagaimana jalannya kedua usaha tersebut masing-masing agar bisa melakukan evaluasi. Dan tentunya keuangan pribadi pun tidak boleh bercampur dengan keuangan usaha. Tentunya Anda tidak mau usaha Anda gagal berkembang karena digerogoti oleh pengeluaran pribadi. Atau sebaliknya, usahanya kurang bagus tapi disubsidi terus dari uang gaji Anda.
Dan saran terakhir dari saya. Sebagus apapun Anda menata toko, sebagus apapun Anda menyediakan kebutuhan konsumen, tentu tidak akan ramai konsumen yang belanja jika mereka tidak tahu berbagai kelebihan dari toko Anda. Betul kan?
Oleh karena itu jangan lupa untuk selalu berpromosi alias menyampaikan pada konsumen dan calon konsumen untuk datang dan belanja di toko Anda. Promosi tidak harus dalam bentuk iklan di media masa, tapi bisa juga dengan melalui berbagai macam kegiatan. Bisa dengan kerjasama dengan TK Islam di sekitar rumah, mensponsori kegiatan keislaman di lingkungan, membagikan brosur kepada konsumen usaha air minum suami, dan sebagainya.


Salam.
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan
Hobi dan keterampilan bisa dimanfaatkan untuk memulai usaha. Contohnya?
Punya usaha (bisnis) sendiri? Itu memang keinginan banyak orang, termasuk para wanita. Apalagi di zaman serba mahal seperti sekarang. Punya usaha untuk menambah penghasilan keluarga tak pelak menjadi dambaan para wanita, utamanya ibu rumah tangga.
Masalahnya, memulai usaha bukanlah sesuatu yang mudah. ”Mau usaha apa ya? Bingung deh,” begitu kalimat yang kerap meluncur dari bibir Riyanti, ibu rumah tangga yang telah sejak lama ingin berbisnis. Tapi rupanya, meski tahun demi tahun berganti, ibu dua anak ini tak kunjung menemukan jawaban dari pertanyaan itu. Mudah-mudahan, saran dari perencana keuangan, Mike Rini, berikut ini bisa membantu Riyanti dan para ibu lainnya untuk memulai usaha.
Menurut Rini, wanita memang harus berani melakukan sesuatu untuk menambah penghasilan keluarga. Apalagi di saat ekonomi sulit seperti sekarang. ”Ibu-ibu rumah tangga harus mempunyai penghasilan sendiri. Besar atau kecil nominalnya, itu nomor sekian yang penting dengan usaha tersebut ada kemandirian dari ibu-ibu rumah tangga,” papar Mike. Tak perlu muluk-muluk dengan langsung membuka usaha berskala besar. Pilih saja usaha rumahan. Usaha ini lebih murah, tidak perlu menyewa tempat, dan Anda masih bisa menangani urusan rumah tangga.
Bagaimana caranya memulai bisnis rumahan ini? Ibaratkan saja bisnis ini seperti bernapas, makan, dan mandi. Maksudnya, kata Mike, jadikan bisnis ini sebagai kegiatan rutin sehari-hari, sebagaimana pekerjaan rumah tangga. Contohnya, berjualan makanan yang Anda masak sendiri. Bisa juga memilih bisnis yang dilatarbelakangi oleh hobi atau keterampilan Anda, semisal: menjahit, berkebun, merangkai bunga, membuat pernak-pernik, dan lainnya. Anda yang terampil menjahit, bisa membuka jasa menjahit baju atau membuka butik yang menjual busana-busana hasil kreasi Anda. Suka berkebun? Membuka nurseri mungkin cocok untuk Anda. Lain lagi jika Anda hobi memasak. Membuka jasa katering bisa jadi pilihan yang menjanjikan.
Modal
Pilihan usaha sudah ditentukan. Tapi, bagaimana dengan modalnya? Syukur-syukur suami bersedia membantu. Jika keuangan suami tak memungkinkan, modal awal bisa diambil dari tabungan. Tabungan juga tak mencukupi? Mike menyarankan untuk menyisihkan sejumlah dana dari anggaran belanja. Bila jurus inipun tak bisa dilakukan karena serba mepet, mau tak mau Anda harus bekerja sama dengan orang lain.
Bisa juga Anda mengalihkan bisnis bukan dalam bentuk produk melainkan jasa. Pilihannya cukup beragam, semisal menjadi babysitter, guru les, menerima order menjahit, dan lainnya. Keunggulan dari bisnis jasa adalah tak memerlukan modal besar. ”Paling ongkos pulang pergi ke tempat tujuan. Untuk promosi, bisa dari mulut ke mulut, malah ada juga yang menempelkan pengumuman di sekolah, tembok atau pohon.”
Terkadang, seseorang memiliki modal tapi hanya sedikit. Sebutlah misalnya, kurang dari Rp 1 juta. Bisa apa dengan uang sejumlah ini? Jangan kecil hati dulu. Menurut Mike, banyak pilihan bisnis dengan modal di bawah Rp 1 juta. Misalnya, menjual gorengan, bubur kacang hijau, masakan matang, bisnis multi level marketing (MLM), dan lainnya.
Bisnis seperti ini memang sudah ditekuni banyak orang. Artinya, tingkat persaingan sangat ketat. Tapi, jangan takut dengan persaingan. ”Jadikan persaingan sebagai kompetisi yang sehat dan membuat para ibu makin kreatif,” ujar Mike. Jika Anda berbisnis makanan, ciptakan masakan dengan resep yang berbeda dibandingkan yang lain. Bentuk, kemasan, dan penyajian juga harus dibuat semenarik mungkin. Jangan lupakan pula pelayanan yang baik agar pembeli senang.
Ketika mulai berbisnis, utamanya mereka yang bermodal kecil, kerapkali disergap rasa malu. Muncul pula kecemasan jika usahanya gagal atau merugi. ”Singkirkan pikiran seperti itu. Namanya usaha pasti ada untung-rugi. Kalau usaha gagal, mungkin Anda akan malu. Itu wajar. Tapi mengapa harus malu, toh Anda bukan maling atau koruptor,” kata Mike bersemangat. Bila dijalankan dengan baik, bisnis rumahan bisa balik modal dalam waktu dua tahun. Bila dalam waktu dua tahun, modal belum juga kembali, artinya ada sesuatu yang harus diperbaiki. Cobalah introspeksi diri di mana kesalahannya. Nah, kini Anda sudah siap berbisnis, bukan?
Sumber : Republika


 

KARAKTERISTIK SEORANG WIRAUSAHA ISLAM

Dalam ajaran Islam, ada beberapa sifat atau karakteristik yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha, yaitu :
1. Sifat takwa, tawakal, dzikir dan syukur
Sifat-sifat di atas harus benar-benar dilaksanakan dalam kehidupan (praktek bisnis) sehari-hari. Ada jaminan dari Allah bahwa : barang sapa yang takwa kepada Allah, maka Allah akan mengadakan baginya jalan keluar, dan Allah memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka. Tawakal ialah suatu sifat penyerahan diri kepada Allah secara aktif, tidak cepat menyerah. Berdzikir artinya selalu menyebut Asma Allah dalam hati dengan merendahkan diri dan rasa takut serta tidak mengeraskan suara dalam segala keadaan. Selalu ingat Allah membuat hati menjadi tenang, segala usaha dapat dilakukan dengan kepala dingin dan lancar. Selain itu rasa syukur juga akan membuat hati menjadi tenang, ungkapan rasa syukur ini dapat dilakukan baik secara diam-diam dalam hati maupun diucapkan dengan lisan atau dalam bentuk perbuatan.
2. Jujur
Dalam suatu hadis dinyatakan : Kejujuran itu akan membawa ketenangan dan ketidakjujuran akan menimbulkan keragu-raguan (HR. Tirmidzi). Jujur dalam segala kegiatan bisnis, menimbang, mengukur, membagi, berjanji, membayar hutang, jujur dalam berhubungan dengan orang lain akan membuat ketenangan lahir dan batin.
3. Niat suci dan ibadah
Bagi seorang muslim melakukan bisnis adalah dalam rangka ibadah kepada Allah. Demikian pula hasil yang diperoleh dalam bisnis akan dipergunakan kembali di jalan Allah.
4. Adzan dan bangun lebih pagi
Rasulullah telah mengajarkan kepada umatnya, agar mulai bekerja sejak pagi hari, selesai sholat subuh, jangan kamu tidur, bergeraklah, carilah rizki dari Tuhanmu. Para malaikat akan turun dan membagi rizki sejak terbit fajar sampai terbenam matahari.
5. Toleransi
Toleransi, tenggang rasa, tepo seliro, lamat diawak katuju diurang (Minang) harus dianut oleh orang-orang yang bergerak dalam bidang bisnis. Dengan demikian tampak orang bisnis itu supel, mudah bergaul, komunikatif, praktis, tidak banyak teori, fleksibel, pandai melihat situasi dan kondisi, toleransi terhadap langganan, dan tidak kaku.
6. Berzakat dan berinfaq
Mengeluarkan zakat dan infaq harus menjadi budaya muslim yang bergerak dalam bidang bisnis. Harta yang dikelola dalam bidang bisnis, laba yang diperoleh harus disisihkan sebagian untuk membantu anggota masyarakat yang membutuhkan. Dalam ajaran Islam sudah jelas bahwa harta yang dizakatkan dan diinfaqkan tidak akan hilang, melainkan menjad tabungan yang berlipat ganda baik di dunia maupun diakhirat. Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Muslim menyatakan :
�Tidaklah harta itu akan berkurang karena disedekahkan dan Allah tidak akan menambahkan orangyang suka memberi maaf kecuali kemuliaan. Dan tidaklah seorang yang suka merendahkan diri karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatnya.
Dalam sebuah hadis Qudsi Allah berfirman, yang artinya : Berinfaqlah kamu, niscaya Allah akan memberi belanja kepadamu (Muttafaq�Alaih).
Al Qur�an menyatakan : Barang siapa yang takwa kepada Allah, niscaya Allah akan memberi jalan keluar baginya. Dan Allah memberi rizki dari arah atau sumber yang tidak disangka-sangka. (QS. At Thalaq : 2-3).
7. Silaturrahmi
Orang bisnis seringkali melakukan silaturrahmi dengan partner bisnisnya ataupun dengan langganannya. Hal ini sesuai dengan ajaran Islam bahwa seorang Islam harus selalu mempererat silaturrahmi satu sama lain. Manfaat silaturrahmi ini di samping mempererat ikatan persaudaraan, juga sering kali membuka peluang-peluang bisnis yang baru. Hadis Nabi menyatakan :
Siapa yang ingin murah rizkinya dan panjang umurnya, maka hendaklah ia mempererat hubungan silaturrahmi (HR. Bukhari).
Kegiatan produksi saat ini sudah menggunakan mesin yang serba canggih, tidak dapat dilakukan oleh orang-orang awam, akan tetapi harus menggunakan manajemen yang baik. Haruslah seorang wirausaha yang akan mengurusnya, sebab segala sesuatu urusan akan hancur apabila diurus oleh orang yang bukan ahlinya. Seperti dinyatakan dalam hadis berikut :
Apabila urusan di serangkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancurannya (HR. Bukhari).
Fungsi-fungsi manajemen seperti planning, organizing, actuating, controlling, sangat membutuhkan seorang wirausaha dalam pelaksanaannya, seupaya perusahaan, organisasi dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Sumber : Artikel Wirausaha Faozan Rahman

8 ANAK TANGGA SUKSES KARIER

Menurut Murphy and Peck (1980 : 8) ada delapan anak tangga untuk mencapai puncak karier yang dapat pula digunakan untuk berwirausaha dalam mengembangkan profesinya, yaitu :
1. Mau kerja keras (Capacity for Hard Work), sikap kerja keras harus dimiliki oleh seorang wirausahawan. Unsur disiplin memainkan peranan penting. Sebab bagaimana orang mau bekerja keras jika disiplin tidak ada.
2. Bekerjasama dengan orang lain(Getting Things Done With &Through People), seorang wirausahawan mudah bergaul, disenangi oleh masyarakat. Dia tidak suka fitnah, sok hebat, arogan, tidak suka menyikut, menggunting dalam lipatan.
3. Penampilan yang baik (Good Appearance), bukan berarti penampilan muka yang elok tetapi lebih ditekankan pada penampilan perilaku jujur, disiplin.
4. Yakin (Self Confidence), diimplementasikan dalam tindakan sehari-hari, melangkah pasti, tekun, sabar, tidak ragu-ragu. Setiap hari otaknya berputar membuat rencana dan perhitungan alternatif.
5. Pandai membuat keputusan (Making Sound Decision), Jika anda dihadapkan pada alternatif, harus memilih, maka buatlah pertimbangan yang matang. Kumpulkan berbagai informasi, boleh minta pendapat orang lain, setelah itu ambil keputusan.
6. Mau menambah ilmu pengetahuan (College Education), Pendidikan baik formal maupun non formal akan sangat membantu seseorang menemukan dan mengembangkan jiwa serta operasional wirausaha. Akan tetapi, hal yang penting disini adalah adanya tambahan pengetahun.
7. Ambisi untuk maju (Ambition Drive), seorang wirausahawan dituntut pantang menyerah. Dan harus punya semangat tinggi, mau berjuang untuk maju. Orang yang gigih dalam menghadapi pekerjaan dan tantangan biasanya banyak berhasil dalam kehidupan.
8. Pandai berkomunikasi (Ability to communicate), berarti pandai mengorganisasi buah pikiran ke dalam bentuk ucapan-ucapan yang jelas, menggunakan tutur kata yang enak didengar, mampu menarik perhatian orang lain. Komunikasi yang baik, diikuti dengan perilaku jujur, konsisten dalam pembicaraan akan sangat membantu seseorang mengembangkan karir di masa depan.
Sumber : Artikel Wirausaha Faozan Rahman